2. Langkah Berani: Kamera Pindah ke Tengah?
Ini adalah bagian paling kontroversial. Beberapa render bocoran (CAD) memperlihatkan bahwa Apple mungkin memindahkan modul kamera dari pojok kiri atas ke bagian tengah atas secara horizontal, mirip desain Google Pixel atau visor robot. Alasannya? Estetika dan keseimbangan. Namun, ada harga yang harus dibayar. Demi mengejar bodi super tipis, Apple mungkin “hanya” menyematkan satu atau dua kamera saja, tanpa lensa telephoto periskop yang tebal. Apakah ini kemunduran? Belum tentu. Apple diprediksi akan menggunakan sensor utama dengan resolusi tinggi (48MP atau lebih) yang mampu melakukan crop zoom 2x hingga 3x secara lossless alias tanpa pecah. Jadi, secara fisik kameranya sedikit, tapi secara fungsi tetap powerful berkat computational photography.
3. Layar ProMotion 120Hz untuk Semua (Akhirnya!)
Setelah bertahun-tahun di-bully karena HP harga 15 juta tapi layarnya masih 60Hz, Apple kabarnya akhirnya luluh. iPhone 17 Air diprediksi kuat akan membawa teknologi ProMotion 120Hz. Artinya, scrolling menu, pindah aplikasi, dan main game akan terasa jauh lebih mulus (buttery smooth). Teknologi LTPO juga memungkinkan layar turun ke 1Hz saat mode Always-On Display aktif, sehingga baterai tetap awet meskipun layarnya canggih. Ini adalah fitur wajib yang sudah seharusnya ada di HP semahal ini.
4. Apple Intelligence & Chipset A19
Tipis bukan berarti lemah. iPhone 17 Air tetap akan ditenagai chipset A19 generasi terbaru. Fokus chipset ini bukan cuma kecepatan mentah, tapi efisiensi daya (biar HP tipis gak cepat panas) dan kemampuan AI (Neural Engine). Dengan RAM yang kabarnya dinaikkan ke 12GB, fitur Apple Intelligence seperti Siri yang lebih pintar, writing tools, hingga genmoji (emoji generatif) akan berjalan super ngebut langsung di perangkat (on-device), tanpa perlu koneksi internet terus-menerus ke server cloud. Privasi lebih aman, respon lebih cepat.
Kelebihan (+)
- Desain Ikonik Baru: Menjadi pembeda status sosial. Orang akan langsung tahu Anda pakai HP baru, bukan iPhone lama.
- Ergonomi Terbaik: Sangat ringan dan nyaman digenggam, solusi buat yang sering pegal pakai HP berat.
- Layar 120Hz: Akhirnya setara dengan standar flagship Android masa kini.
- Kamera Depan 24MP: Selfie dan video call akan jauh lebih tajam, cocok buat kreator konten TikTok/Reels.
Kekurangan (-)
- Harga Premium: Diposisikan sebagai barang “Fashion”, harganya mungkin lebih mahal dari iPhone model dasar.
- Kamera “Disunat”: Kemungkinan besar tidak ada lensa Telephoto 5x zoom seperti di seri Pro.
- Baterai: Secara logika fisika, bodi tipis = ruang baterai lebih kecil. Apple harus memutar otak agar baterainya tetap awet seharian.
- Manajemen Panas: Bodi tipis lebih sulit membuang panas saat dipakai gaming berat.
Produk Ini Cocok Untuk Siapa?
- Fashionista & Trendsetter: Mereka yang mementingkan tampilan dan desain gadget sebagai bagian dari gaya hidup.
- Pengguna Casual Premium: Orang kaya yang cuma butuh HP buat WhatsApp, Sosmed, dan Foto ringan, tapi ogah bawa HP berat seperti Pro Max.
- Tech Minimalist: Yang menyukai desain simpel, bersih, dan futuristik.
- Wanita/Pria dengan Tangan Kecil: Ukuran dan bobotnya akan sangat bersahabat dibanding seri Pro Max.
iPhone 17 Air tampaknya adalah perjudian besar Apple. Mereka bertaruh bahwa pengguna rela mengorbankan sedikit spesifikasi kamera demi mendapatkan desain yang cantik dan futuristik. Apakah Anda termasuk tim “Mending Tebal tapi Canggih” atau tim “Tipis itu Seksi”?
Kalau kamu tertarik memantau harga iPhone seri yang ada sekarang (siapa tahu turun harga!), bisa cek langsung di Tokopedia lewat link berikut:


