Kupasabis.com – Sony WF-1000XM6 , Halo, selamat datang di Kupas Abis, website yang membahas berbagai produk unik dengan cara menarik dan informatif. Bagi para penikmat musik sejati atau pekerja kantoran yang setiap hari bertarung dengan bisingnya MRT dan KRL, nama Sony WF-1000XM series pasti sudah tidak asing lagi. Seri ini selalu menjadi tolok ukur (benchmark) untuk teknologi peredam bising alias Noise Cancelling.
Namun, sudah dua tahun berlalu sejak seri XM5 dirilis pada 2023. Sesuai siklus “ritual” dua tahunan Sony, rumor kehadiran sang penerus, Sony WF-1000XM6, kini semakin kencang berhembus. Kabar terbaru menyebutkan bahwa TWS flagship ini akan diperkenalkan pada awal tahun 2026, kemungkinan besar pasca ajang CES di Las Vegas. Yang bikin heboh, Sony dikabarkan akan membenamkan kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih agresif untuk “membungkam” suara dunia luar. Apakah ini saatnya kamu memensiunkan AirPods Pro atau Galaxy Buds lamamu? Yuk, kita bedah bocorannya!
Baca Juga :
- Zaman Edan! Monitor Gaming 180Hz Panel IPS Sekarang Cuma 1 Jutaan. Masih Betah Main di 60Hz?
- Gak Perlu Jual Ginjal Buat Beli Wooting! Keyboard ‘Rapid Trigger’ Murah Ini Siap Bikin Aim Kamu Sekelas Pro Player

Detail Spesifikasi Sony WF-1000XM6
| Informasi | Detail |
| Nama Produk | Sony WF-1000XM6 (Wireless Noise Canceling) |
| Estimasi Harga | $299 – $329 (Sekitar Rp4.500.000 – Rp5.000.000) |
| Jadwal Rilis | Q1 2026 (Prediksi: Februari/Maret) |
| Status | Rumor / Upcoming |
Detail Review & Analisis Fitur “Raja Hening” Sony WF-1000XM6
1. AI Noise Cancelling: Bukan Sekadar Meredam, Tapi Memprediksi
Kelemahan ANC konvensional adalah “reaktif”—dia mendengar suara bising, baru membuat gelombang antitesis untuk meredamnya. Terkadang, ada jeda milidetik yang membuat suara teriakan atau klakson masih bocor. Di WF-1000XM6, Sony dikabarkan menggunakan algoritma AI yang jauh lebih canggih. Chipset barunya mampu mempelajari pola kebisingan lingkungan kamu secara real-time. Misalnya, saat kamu masuk ke gerbong kereta, AI akan “tahu” frekuensi suara gesekan rel dan suara pengumuman stasiun, lalu meredamnya secara pre-emptive (mendahului). Hasilnya? Keheningan yang nyaris total, bahkan untuk suara frekuensi tinggi seperti tangisan bayi atau suara ketikan keyboard mekanikal teman sebelah.


