2. Akhir dari Era “RAM Pelit” 8GB?
Ini adalah rumor yang paling bikin lega. Selama bertahun-tahun, Apple dikritik habis-habisan karena masih menjual laptop belasan juta dengan RAM cuma 8GB di era modern. Untuk menjalankan fitur AI yang berat, memori besar adalah syarat mutlak. Banyak analis memprediksi bahwa di MacBook Air M4, Apple akhirnya akan menaikkan standar RAM minimal menjadi 12GB atau bahkan 16GB tanpa kenaikan harga yang signifikan. Jika ini benar kejadian, maka nilai price-to-performance MacBook Air M4 akan naik drastis. Tidak ada lagi cerita laptop nge-lag (“bola pantai berputar”) cuma gara-gara buka 20 tab Chrome dan Photoshop barengan.
3. Gaming di MacBook Air? Siapa Takut!
Dulu, main game di MacBook Air adalah lelucon. Tapi sejak M3, dan kini disempurnakan di M4, Apple membawa fitur Hardware-Accelerated Ray Tracing dan Mesh Shading. Meskipun MacBook Air M4 tidak punya kipas pendingin (fanless), efisiensi daya chip M4 memungkinkan kamu memainkan game AAA populer seperti Resident Evil 4 Remake, Death Stranding, atau Assassin’s Creed Shadows dengan frame rate yang playable. Laptop kerja di siang hari, mesin konsol di malam hari. Hening, tanpa suara bising kipas pesawat jet.
4. Wi-Fi 7 & Dukungan Dual Monitor yang Lebih Baik
Upgrade kecil tapi penting lainnya adalah konektivitas. MacBook Air M4 dikabarkan sudah mendukung Wi-Fi 7. Jika kamu punya router yang kompatibel, kecepatan download dan latensi-nya bakal jauh lebih ngebut dibanding Wi-Fi 6E. Selain itu, Apple kemungkinan akan memperbaiki dukungan monitor eksternal. Jika sebelumnya MacBook Air harus ditutup layarnya (clamshell mode) untuk pakai 2 monitor eksternal, di M4 diharapkan dukungannya lebih fleksibel. Ini fitur krusial buat para programmer atau trader saham yang butuh banyak layar.
Kelebihan (+)
- Performa AI Terbaik: Chip M4 didesain khusus untuk melibas tugas-tugas kecerdasan buatan.
- Fanless Design: Hening total 0dB. Tidak ada debu masuk, tidak ada suara bising saat kerja di perpustakaan.
- Baterai Awet Seharian: Efisiensi 3nm bikin kamu bisa ninggalin charger di rumah.
- Layar Akurat: Liquid Retina Display masih jadi salah satu layar IPS terbaik di pasar laptop.
- Webcam & Mic Bagus: Standar Apple untuk video conference sulit dikalahkan laptop Windows sekelasnya.
Kekurangan (-)
- Layar Masih 60Hz: Kemungkinan besar fitur ProMotion (120Hz) masih dikunci khusus untuk seri “Pro”. Cukup mengecewakan untuk laptop 2026.
- Thermal Throttling: Karena tidak punya kipas, jika dipakai render video berat berjam-jam, performanya pasti akan diturunkan otomatis untuk menjaga suhu.
- Port Terbatas: Cuma ada 2 port USB-C di kiri. Kalau satu dipakai nge-cas (kalau lupa bawa MagSafe), sisa satu doang. Butuh dongle tambahan.
Produk Ini Cocok Untuk Siapa?
- Mahasiswa Semua Jurusan: Dari Sastra sampai Ilmu Komputer (Coding ringan-menengah), ini laptop paling balance.
- Penulis & Blogger: Keyboard enak, layar tajam, baterai awet. Paket lengkap buat nulis di kafe.
- Content Creator Pemula: Edit video 4K Reels/TikTok di CapCut atau Final Cut Pro lancar jaya.
- Pengguna Windows yang Mau Hijrah: Ini adalah titik masuk terbaik ke ekosistem Apple tanpa harus beli versi Pro yang kemahalan.
Kesimpulan MacBook Air M4 diprediksi bukan sekadar refresh spesifikasi, melainkan standarisasi baru laptop AI Apple. Jika laptop kamu sekarang masih bisa nyala, TAHAN DULU. Bersabarlah sekitar 3-4 bulan lagi. Perbedaan performa AI dan kapasitas RAM yang ditawarkan M4 nanti akan membuat penantianmu sangat berharga. Jangan sampai beli M3 sekarang, eh bulan Maret nangis karena M4 rilis dengan harga yang sama tapi spek jauh lebih dewa!
Gimana? Masih kuat iman nungguin si M4 ini?
Sambil nunggu rilisnya, kamu bisa cek harga aksesoris MacBook atau harga seri lama (buat perbandingan) di Tokopedia lewat link berikut:erikut:
